SORTAMAN SARAGIH MENUJU SENAYAN 2014

SORTAMAN SARAGIH MENUJU SENAYAN 2014
Tokoh Muda Simalungun Pantas dan Layak Duduk di DPR RI

Jumat, 28 September 2012

John Riahdo Purba Pakpak Sabtu 29 September 2012 Malam Beraksi di Jambi


Pargondrang Tradisional Simalungun Nan Eksentrik



Jambi, SAUHUR

Melihat penabuh drum sekelas Tio (Dewa 19) atau band papan atas lainnya mungkin sudah biasa bagi penggemar musik di Tanah air. Namun memadukan gondrang Simalungun dengan drum pada umumnya mungkin dibutuhkan skill (kemampuan) yang luar biasa. Irama gondrang etnik yang dipadu dengan simbal drum sungguh memukau di tangah John Riahdo Purba Pakpak.

Pria kelahiran P Siantar 23 Oktober 1991 ini mampu membuat geleng-geleng kepala bagi yang melihatnya saat beraksi diatas panggung. Naluri penabuh gondrang dengan simbal drum sudah seirama dalam berbagai alunan ragam musik yang dimainkan sang keyboris.

Sudah mendarang daging, itulah yang dapat ditujukan bagi anak “Siantarman” yang juga alumni dari SMA N 3 P.SIANTAR angkatan 2008 ini. “Garama” pangondrang ini selalu tampil memukau dan selalu mengundang perhatian bagi yang melihatnya. Hal itu juga yang tampak disaat dirinya tampil bersama Nisha Keybord Group (Sabar Tondang, Intan br Saragih) pada acara “Marsombuh Sihol” dan Pesta Peresmian GKPS Resort Muarabungo Sabtu-Minggu (19-20 Nop 2011) di GOR Serunai Baru Muarabungo.

Staminanya yang kuat serta gaya penabuh gondrangnya yang eksentrik, mampu membuat suasana meriah serta gelak kagum sang penonton. Bahkan Ephorus GKPS Pdt Jaharianson Saragih beserta Inang dan para undangan serta seribuan warga GKPS se Resort Muarabungo, simpatisan GKPS dan Simalungun terkagum dibuatnya.

Pria yang terkesan pendiam ini, membuat Organ Tunggal di Simalungun lebih berwarna. Tidak lagi melulu mengandalkan Keybord semata, namun juga gondrang modifikasi serta seruling yang mengimbangi.

Penampilan prima John Riahdo Purba Pakpak selama dua hari di Muarabungo, juga mengundang perhatian St RK Purba Pakpak, salah seorang Tokoh Masyarakat Simalungun di Jambi yang juga pengusaha sukses di Jambi.

Saat penampilannya, Ketua Umum Panitia, St RK Purba Pakpak melelang Dayok Binatur untuk John Riahdo sebagai bentuk apresiasi penampilannya yang membuat penonton gembira. Tidak itu saja, disaat akhir acara, St RK Purba Pakpak juga merogoh dompetnya dan memberikan sejumlah uang kepada John Riahdo Purba Pakpak agar tetap eksis sebagai ‘Pargondrang” yang handal dari Simalungun.
Nisha Keyboard Group yang beralamat di Jalan SM. Raja No 72, Desa Bane Pematang Siantar Telp 0812 648 4306 tampil lengkap dengan sounsystem sendiri sesuai dengan permintaan Panitia.

Tembang-tembang Simalungun dari suara emas Intan br Saragih serta nada-nada musik yang “Maringgou Simalungun” dari tuts keybors Sabar Tondang membuat suasana pesta meriah.

Penampilan Nisha Keyboard Group yang sudah menelorkan album Simalungun ini diantaranya Sorotni Ranggiting, Bulung Motung, Ketahuan, Sayopan, Cinta Ban Serap, Jakket Parsirangan, Sukkup ma Botou, Gatinan Tangis, mampu membuat undangan betah hingga larut malam saat “Marsombuh Sihol” tersebut.

Kini musik Simalungun, tidak lagi “Malungun” berkat modifikasi gondrang tradisional dengan simbal drum modern. Hal itu telah dibuktikan oleh Nisha Keyboard Group dengan menampilkan “garama” John Riahdo Purba Pakpak. (Asenk Lee Saragih).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar